Meng-enable-kan link Search Engine Friendly Joomla
Bagi anda pengguna joomla, kadang timbul masalah ketika mengaktifkan fitur Search Engine Friendly ( SEF ), link menjadi tidak hidup atau tidak dapat menemukan halaman yang dituju. Hal ini biasanya karena file htaccess.txt yang seharusnya di rename menjadi .htaccess hilang/terhapus/tidak terupload.
Berikut adalah tips untuk mengatasi hal tersebut :
1. Login ke backend administrator joomla anda > Global Configuration > klik tab SEO
2. Set opsi Search Engine Friendly menjadi YES.
Disinilah masalah muncul, karena link-link kita biasanya akan ‘mati’.
3. Login ke cpanel anda, cari file .htaccess di root dimana joomla anda berada.
4. Uncomment-kan ( hilangkan tanda # ) pada :
Line #51: Options FollowSymLinks
Line #56: RewriteEngine On
Line #71: RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
Line #72: RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
Line #74: RewriteCond %{REQUEST_URI} (/|\.htm|\.php|\.html|/[^.]*)$ [NC]
Line #75: RewriteRule ^(content/|component/) index.php
Bagi anda pengguna component Search Engine Friendly ( semacam OpenSEF, NuSEF ) :
1. Buka file .htaccess, dimana akan ada dua bagian SEF Section yaitu ‘Standard SEF Section‘ dan ‘3rd Party or Core SEF Section‘
2. Comment-kan ( tambah # ) semua line pada Standard SEF Section dan Uncomment-kan semua line pada 3rd Party or Core SEF Section
SELAMAT MENCOBA
Setup/install joomla dengan upload manual

Melanjutkan tutorial tentang penggunaan CMS Joomla sebelumnya, Joomla adalah salah satu CMS yang paling banyak digunakan untuk membangun sebuah website secara instant.
Kalau sebelumnya dibahas mengenai instalasi joomla dari cPanel, kali ini akan dibahas mengenai instalasi/pemasangan joomla di account hosting anda, melalui metoda upload manual, dimana kita anggap sebelumnya anda telah build website joomla anda secara offline di localhost PC anda.Ada beberapa alasan, mengapa orang lebih suka menggunakan cara ini dibandingkan instalasi via fantastico cPanel, diantaranya :
1. Lebih menghemat penggunaan bandwith koneksi internet ( terutama bagi yang menggunakan koneksi terbatas ), karena editing website bisa dilakukan terlebih dahulu secara offline dan tidak harus selalu terhubung dengan internet;
2. Lebih fleksible dalam berkreasi mendesign website joomlanya secara offline terlebih dahulu, karena bisa dikerjakan kapan saja di PC masing-masing terlebih dahulu;
3. Biasanya pemilik merasa diburu waktu karena website joomlanya masih standar/default dan belum terisi content apapun, kadang juga bisa menimbulkan ‘image’ yang kurang baik kepada pengunjung website, dimana ketika pengunjung membuka website tsb, website belum siap untuk ‘dinikmati’.