Sebuah studi menyatakan bahwa ada 30.000 situs web yang diretas setiap harinya dan oleh karena itu Anda harus memiliki strategi yang tepat untuk melindungi website Anda sepenuhnya. Seluruh website baik itu website yang sudah besar maupun website untuk usaha kecil, semua memiliki resiko peretasan yang sama. Sebagian masalah peretasan dikaitkan dengan kurangnya tindakan pengamanan. Pemilik bisnis biasanya menggunakan sistem keamanan yang biasa tanpa menggunakan anggaran lebih untuk melindungi websitenya dengan baik. Dalam artikel ini, kami memiliki beberapa cara praktis untuk memastikan perlindungan situs web Anda dalam menghadapi peretasan atau hacking.

  1. Jaga Website Anda Tetap Up To Date

Alasan mengapa situs web mudah diretas setiap harinya adalah karena tidak pernah diperbarui. Untuk mengatasi masalah ini, Anda harus menghindari penggunaan perangkat lunak atau software yang usang karena dapat membuat situs web Anda rentan terhadap upaya hacking. Setelah Anda menemukan versi CMS atau plugin baru, Anda harus memperbarui situs web sesegera mungkin. Jika Anda menjalankan WordPress, maka menggunakan “WP Updates Notifier” bisa menjadi alternatif yang sangat menguntungkan. Anda akan mendapatkan email setiap kali ada update plugin baru.

  1. Waspadalah Terhadap Injeksi SQL

Banyak situs yang rentan terhadap serangan injeksi SQL. Plugin ini menghentikan penyerang agar tidak mendapatkan akses ke parameter URL atau bahkan bidang formulir web maupun memanipulasi database. Saat menggunakan Transact-SQL, Anda dapat memasukkan kode nakal ke kueri Anda sendiri tanpa sadar dan sejak saat itu, Anda mungkin membuat situs Anda rentan terhadap serangan. Hal ini mungkin akan menghapus data Anda, mencuri informasi, dan sebagainya. Untuk mencegahnya, Anda harus mengikuti kueri parameter. Banyak bahasa web yang memiliki fitur khusus ini agar situs web Anda tetap aman.

  1. Tetap Waspada Dengan Pesan Error

Anda harus sangat berhati-hati dalam hal berbagi informasi termasuk tentang pesan error yang dapat mempengaruhi situs web Anda dengan berbagai cara. Oleh karena itu, Anda harus pergi dengan lebih sedikit pesan error untuk pengguna sehingga mereka tidak memiliki rahasia yang tersedia di server Anda sendiri. Misalnya, Anda bisa menggunakan ‘database password’ dan ‘API keys’. Dengan membuktikan rincian lengkap dalam pesan error maka dapat membuka jalan bagi injeksi SQL untuk masuk di dalamnya. Lebih baik menyimpan detail error di log server dan mengungkapkan informasi untuk pengguna yang perlu mereka ketahui.

  1. Temukan Opsi Backup Yang Tepat

Anda harus menemukan solusi backup terbaik untuk situs web karena menyimpan backup di server web Anda sendiri dapat berubah menjadi resiko keamanan yang berbahaya. Backup di server ini biasanya terdiri dari model CMS dan ekstensi yang tidak cocok. Hal ini juga bersifat publik yang dapat membuka jalan bagi peretas untuk mengambil alih server Anda. Singkatnya, Anda harus membuat strategi cadangan yang dapat ditindaklanjuti dari situs Anda agar tetap aman dari invasi yang tidak sah.

  1. Pelajari Tentang File Konfigurasi Server

Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui file konfigurasi server web Anda sendiri. Jika Anda menggali lebih banyak, Anda akan menemukan bahwa server Microsoft IIS menggunakan web.config, sementara server Nginx menerima layanan dari nginx.conf. Oleh karena itu, Anda harus selalu ingat bahwa file-file ini sangat hebat dan membantu Anda menjalankan peraturan server termasuk arahan yang pada akhirnya meningkatkan keamanan situs web Anda.

Semua hal di atas adalah beberapa cara cerdas dan praktis untuk membantu Anda melindungi situs web. Karena itu, Anda harus memanfaatkannya dengan baik. Menggunakan tips sederhana ini akan menguntungkan dalam melindungi situs di dunia maya yang semakin rentan.